Saturday, January 17, 2009

Mulih Ka Desa

Di Garut yang dingin, saya menemukan sebuah penginapan unik bernama Mulih Ka Desa.. Ketemunya juga ga sengaja. Awalnya berdasarkan rekomendasi teman dari Garut, penginapan yang asyik itu di Cipanas. Eh, ternyata semua kamar penuh! Heuheu.. belum rezeki. Dapat hotel yang lain, ternyata mati lampu. Karena sudah jam 8 malam, dan anak-anak sudah kecapekan, akhirnya saya ingat pernah membaca tentang Mulih Ka Desa. Thanks ya Tante Rosi, udah repot-repot nyariin no telp nya malem-malem :p.

Tempat ini benar-benar bernuansa pedesaan Sunda jaman dulu *paling enggak waktu saya kecil dulu*, dengan sawah dan balong berisi ikan, gubuk-gubuk beratap rumbia, suara kodok dan udara yang dingin menggigit di waktu malam.. brrrr.

Welcome drink nya berupa bajigur dan bandrek hangat ditemani pisang dan ubi rebus. Nyammm... disajikan dengan unik di gelas dan mangkok kaleng jaman jadul. Uh, jadi inget jaman duluu..

Anak-anak suka sekali 'berpetualang' di jalan sempit di antara sawah dan balong. Ada berbagai permainan juga seperti perosotan, jungkat-jungkit, sendal 'raksasa', egrang, sampai menyebrangi jembatan bambu dengan berpegangan pada tali. Oya, Zaka sempat kejebur di sini ha haa.. Pas kejadian mah dia MARAH BESAR, mungkin malu karena banyak orang di situ. Tapi sekarang kalau inget-inget itu dia pasti ketawa sendiri :p.


Kamarnya berupa pondok di atas balong atau sawah. Interiornya sih modern minimalis yang nyaman, dengan lantai dan dinding kayu dan kamar mandi yang unik karena berdinding semen dan letaknya di bawah kamar tidur. Rasanya tempat ini cocok juga untuk yang ingin berbulan madu :p.

Makanannya juga lezaaat.. cocok untuk lidah sunda saya :p. Disajikan unik di piring kaleng juga. Oya, di sini masakannya dimasak di atas tungku kayu bakar dan menggunakan panci-panci logam jadul..

Penginapan yang sekaligus restoran ini juga lumayan banyak pengunjungnya. Pengunjung restoran bisa bersantap di saung-saung bambu di atas kolam, diiringi suara kecapi dan suling.. sunda pisan :p.

Untuk yang ingin mencoba, lokasi Mulih Ka Desa ada di daerah Samarang, ke arah Kamojang, Garut dan ga jauh (sebelum) dari Kampung Sampireun. Mangga....

2 comments:

Lisa said...

Asik tuh kelihatannya..... next time nyoba ah

Faizar Rahman said...

Jadi mulih ka desa ini rekomen ya mba? Hehe,, rencana mau kesana,, ooya katanya ada outbond juga ya? Tau ga mba outbond nya ada apa aja?